.:surat chenta! jom baca nak..?:.

salam...

punya lah susah Farah nak update blog sekarang. busy sangat! huhu.. even faceb0ok pun Farah dah lama tak online. syukran kepada pengunjung-pengunjung yang sudi melawat Teratak Farah. kepada yang Farah belum balas kunjungannya lagi tu harap maaf sangat. masa Farah sekarang ni terhad sangat. lagi-lagi sebab lagi 2 minggu Farah akan kembali ke Jengka yang terchenta. huhu.. *sedeynyer!*

papepun, kembali kepada tajuk diatas. hehe..pernahkah anda mendapat surat chenta? dari siapa? pak we ea..? ke balak anda? or mak we anda or sape-sape lah. pernah tak?
*wink wink*





amboi...mesti seronok kan? rasa macam nak terbang je kan? bahagianya hidup..indahnya dunia. terasa dunia ini bagai kita yang punya....~lalalala...~

*ish...sejak bila Farah jadi jiwang ni? eee....tak kena lansung! stop it Farah!*


haha..surat cinta yang Farah nak maksudkan kat sini sebenarnya adalah surat cinta dari Allah kepada umatnya. nak tau tak apa die....?


Al-Quran la! apa lagi...hehe..
Anda semua perasan tak?
sayangnya Allah kepada kita selaku hambaNya..Allah berikan kita surat cintaNya sebagai petunjuk, sumber kebahagiaan dan panduan ke arah kejayaan dunia dan akhirat....ke arah menggapai dan menikmati syurgaNya yang tak terhingga hebatnya... yang tak terbayang dek mata dan kepala...MasyaAllah.
namun, selama ini, kebanyakan drpd kita lebih mengutamakan surat cinta dari manusia dan sering mengabaikan surat cinta dr Allah..betul tak? *Farah maksudkan diri Farah sendiri juga ye..*

"sesungguhnya org2 yg beriman itu adalah mereka apabila disebut nama Allah
bergetarlah hati mereka dan apabila dibacakan ayat-ayatNya kepada mereka,
bertambahlah iman mereka dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakkal."

surah al-Anfal:2~

disebabkan Farah tidak mempunyai masa yang panjang untuk menaip, disini Farah ingin berkongsi sesuatu dengan anda semua. maaf la, sekadar copy and paste dari rumah pak cik g0ogle... tak cukup masa nak taip semula... selamat membaca..renung-renungkan, dan jangan lupa amalkan!
Farah
(^^,)
***********
Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin ……

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja …….
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk ………

Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas minit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU Melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru....

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU...

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut sebelum menyantap rezeki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya …….

Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan...

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV,engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU ………

Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU, kau sebut...
Engkau menyedari bahawa AKU selalu hadir untukmu.

AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, doa, fikiran atau syukur dari hatimu...

Keesokan harinya …… engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahawa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaKU……..
Tapi yang KU tunggu …….. tak kunjung tiba …… tak juga kau menyapaKU.
Subuh …….. Dzuhur ……. Ashar ……….Maghrib ……… Isya dan Subuh kembali..
kau masih mengacuhkan AKU ….. tak ada sepatah kata, tak ada seucap do’a, dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU ……….

Apa salahKU padamu …… wahai UmmatKU ? Rezeki yang KU limpahkan, kesihatan yang KU berikan, harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang KUrahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU ………… !!!!!!!

Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan KU, bersujud menghadap KU ……
Yang selalu menyertaimu setiap saat ……..

You Might Also Like

0 cot-cet cot-cet mereka...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...